Jumat, 07 Februari 2014

Ide cerdas dan penuh gaya menata ruang cuci pakaian

Di mana anda biasanya menempatkan mesin cuci di dalam rumah? Ada beberapa tempat dimana orang biasanya menempatkan mesin cuici seperti misalnya di dekat kamar mandi, dapur atau dekat tempat menjemur pakaian. Lalu bagaimana sebenarnya posisi perletakan mesin cuci yang disarankan? 


Sebelum mengatur posisi peletakannya kita terlebih dahulu harus mengetahui pola aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan mencuci. Kegiatan mencuci pakaian bisa berhubungan dengan aktivitas mandi, menyetrika baju, menata pakaian, memperbaiki/menjahit baju yang rusak, mencuci mobil, dan membersihkan rumah. Sebenarnya tidak ada salahnya jika menempatkan mesin cuci bergabung dengan ruangan yang lain seperti dapur, kamar mandi, ataupun garasi mobil. Namun jika cermati lebih lanjut, aktivitas mencuci sesungguhnya membutuhkan ruangan tersendiri. Apalagi jika cucian sehari-hari kita sangat banyak.


Ruangan khusus mencuci sebenarnya tidak harus memakan banyak tempat. Area di bawah tangga seluas 2 x 3 m juga bisa dirasakan cukup. Ruang mencuci bisa ditata sedemikian rupa sehingga lebih rapih dan menarik. Anda bisa menempatkan kabinet untuk meletakkan perkakas meja setrika, deterjen, pelembut pakaian, hanger, dan pakaian supaya tidak berserakan. Agar tidak terlalu mencolok, pilihlah warna kabinet yang senada dengan warna mesin cuci. Jika anda memiliki hewan peliharaan, maka anda bisa memaksimalkan fungsi ruang mencuci ini dengan menambahkan semacam tub atau wastafel untuk memandikan mereka.


Kamar mandi merupakan tempat yang paling sering digunakan untuk menempatkan mesin cuci. Aktivitas mandi memang berkaitan erat dengan kegiatan mencuci pakaian. Kita merasa lebih praktis dan efisien jika pakaian kotor selepas mandi langsung ditaruh di dekat mesin cuci. Agar penampakannya lebih rapi, mesin cuci bisa saja dimasukan ke dalam kabinet. Satu set kabinet bisa sebagai wastafel, ruang untuk menempatkan mesin cuci, pakaian bersih, meja setrika, deterjen, pelembut pakaian, hanger dll. Penampakannya akan menjadi lebih rapi dan menyerupai lemari pakaian pada umumnya. Karena ruang mencuci ini dekat dengan kamar mandi maka ruangan ini bisa juga dipakai sebagai walk in closet yang menghubungkannya dengan kamar tidur utama. 


Pekerjaan mencuci baju dan menyetrika pakaian merupakan pekerjaan sehari-hari yang relatif membossankan. Anda bisa menciptakan suasana ruang mencuci anda menjadi lebih menyenangkan dengan menambahkan televisi misalnya. Saat mencuci dan menyetrika kini jadi lebih mengasyikan karena anda juga dihibur dengan acara-acara favorit di tv. 


Ruang mencuci merupakan area kerja yang lembab oleh karena itu menjadi penting untuk memperhatikan pencahayaan dan sirkulasi udara di ruangan tersebut. Sebaiknya ruangan untuk mencuci bisa mendapatkan akses langsung ke arah luar ruangan. Bisa berupa patio kecil, taman indoor, atau memberi bukaan ke arah halaman samping atau belakang rumah. 


Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci bisa dilakukan sambil anda melakukan aktivitas lainnya seperti mengasuh anak, menjahit, mengerjakan tugas atau sekedar santai bersama teman. Oleh karena itu anda bisa secara kreatif menata ruang mencuci anda agar kegiatan rutin ini menjadi lebih menyenangkan.  

Senin, 03 Februari 2014

Inspirasi ruang tamu bernuansa pantai dan laut

Semua orang pasti akan suka dengan pantai. Suasana pantai dengan pasir putihnya, deburan ombaknya yang tenang, hembusan angin yang menyegarkan menjadikan kita semua ingin kembali menikmatinya setiap hari. Anda tidak perlu berkunjung setiap hari ke pantai ataupun membeli rumah ditepi pantai. Hal itu tentunya akan merepotkan dan terlalu mahal. Namun kecintaan anda akan nuansa pantai dan laut bisa anda hadirkan ke dalam rumah dengan penataan interior ruang keluarga bernuansa pantai dan laut. Seperti dalam beberapa contoh ruang keluarga berikut ini. 


1. Perpaduan warna
Ruang keluarga ini didominasi oleh warna putih pada dinding dan furniturnya. Warna putih dipilih sebagai warna yang identik dengan nuansa pantai yaitu pasirnya yang putih. Elemen furnitur lainnya yaitu karpet dari anyaman pandan, kursi rotan, meja kayu, kotak dan lampu dari rotan mampu memberi kesan alamiah. Warna coklat muda yang alamiah sebenarnya mewakili segala bentuk vegetasi yang ada di pantai. Warna biru muda yang lembut dipilih untuk mewakili warna laut dan langit mampu memberi aksen tersendiri pada ruangan. Warna biru yang tidak terlalu dominan, diaplikasikan pada cushion, bantalan kursi, keramik, bingkai dan karpet.  


2. Pencahayaan
Nuansa pantai identik dengan suasana terang dan panas sinar matahari yang terik. Ruang keluarga ini menghadirkan pencahayaan alami yang maksimal dengan kehadiran jendela berukuran besar di belakang sofa dan pintu kaca di sampingnya. Pencahayaan alami yang maksimal perlu dihadirkan agar bisa menghidupkan nuansa pantai atau laut di ruangan tersebut. 


3. Motif
Anda bisa menggunakan beberapa jenis corak dan motif yang sesuai untuk nuansa pantai. Misalnya motif strip pada kain penutup sofa yang senada dengan garis-garis ombak di pantai. Gambar ataupun pernak pernik flora dan fauna khas laut seperti bintang laut, ikan, terumbu karang, kuda laut, dan gurita juga bisa mendekatkan kita pada atmosfir laut. 


Prinsip penataan desain ruangan yang bernuansa pantai dan laut ini adalah penggunaan dominasi warna putih, biru pastel yang lembut, serta warna coklat yang natural. Untuk pemilihan jenis furnitur dan materialnya dipilih yang terbuat dan bertekstur alamiah. Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah faktor pencahyaan alamiah yang perlu hadir untuk mendukung terciptanya ruang keluarga dengan nuansa pantai.

Selasa, 28 Januari 2014

Ide dekorasi kamar tidur anak dengan tema menarik

Mendekorasi kamar tidur anak akan selalu menyenangkan. Inspirasi bisa berasal dari mana saja yang terpenting adalah anak-anak anda menyukainya. Anda bisa menentukan tema-tema tertentu dengan harapan anak-anak akan mengenal dan belajar darinya. Misalnya anda menginginkan anak-anak anda untuk belajar mencintai alam, lingkungan hidup, pepohonan dan aneka satwa. Hal ini merupakan ide yang bagus jika anda mulai mengenalkannya melalui dekorasi di kamar mereka sendiri. Berikut ini kami paparkan tips penataan interior kamar tidur anak dengan tema alam.


1. Dinding
Elemen dinding bisa diolah dengan memberi warna atau corak sesuai dengan tema. Melalui teknik mural, anda bisa melukis dinding kamar dengan gambar kartun satwa dan pepohonan. Gambar untuk dinikmati anak-anak sebaiknya sederhana, tidak rumit, dan tidak terlalu ramai. Selain dengan melukis di dinding anda juga bisa memilih menggunakan wallpaper dengan tema-tema yang spesifik. 


2. Furnitur
Furnitur yang terdapat di kamar anak dapat anda beri sentuhan tema-tema tertentu. Misalnya dengan gambar-gambar satwa pada lemari pakaian, box bayi, meja dan lemari mainan anak. Berikan warna-warna yang seirama agar tecipta satu kesatuan tema pada keseluruhan ruangan tersebut. Jika anda memberi corak gambar pada elemen furnitur maka sebaiknya bagian dinding dibiarkan polos agar keseluruhan ruangan tidak berkesan ramai serta mampu menonjolkan furnitur itu sendiri.


3. Furnishing
Biarkan dinding serta elemen furnitur lainnya tetap polos, karena sekarang saatnya anda memberi corak dan motif pada elemen-elemen dekoratif dengan material kain seperti pada selimut, sprei, sarung bantal, gorden, tirai jendela, kap lampu, tempat pakaian kotor dan lainnya. Teknik ini memberi anda cara yang berbeda yaitu dengan menghadirkan tema-tema tertentu melalui dekorasi kain yang digunakan di ruangan tersebut. Hal yang perlu digarisbawahi disini adalah kesamaan corak dan warna yang digunakan agar tetap tercipta kesatuan visual di keseluruhan ruangan tersebut.

Jadi teknik mana yang sesuai dengan selera anda? Hal ini tentunya tergantung dari minat anda sendiri. 

Sabtu, 25 Januari 2014

Dekorasi interior kamar anak dengan mural

Ada berbagai cara untuk memberi tampilan yang berbeda pada interior sebuah ruangan. Salah satu yang bisa dicoba yaitu dengan memberi lukisan pada dinding atau biasa disebut sebagai mural. Mural adalah seni menggambar atau melukis pada media dinding atau tembok yang luas dan bersifat permanen.

Teknik mural merupakan salah satu cara yang cukup populer di Amerika untuk mendekorasi kamar anak dan kamar tidur bayi / menyusui. Seperti yang dilakukan oleh keluarga Marco dan Elena. Mereka menyewa seorang yang muralis profesional untuk mendekorasi ruangan bagi putra putri mereka dengan lukisan pemandangan yang penuh warna


Michelle Morse, seorang muralis profesional, dipercaya untuk menggarap proyek mural di dua kamar untuk keluarga tersebut. Asal anda tahu saja, Michelle dibayar kurang lebih 12 juta rupiah per kamar untuk mendekorasi ruangan dengan mural hanya dalam waktu 4 hari. Jadi untuk 2 kamar menghabiskan biaya sekitar 24 juta rupiah. 

Daripada anda harus menganggarkan biaya sebanyak itu, yuk mari kita intip teknik-teknik yang biasa dilakukan Michelle dalam melukis mural.



Desain sesuai selera
Jika anda berminat menggunakan jasa muralist, maka biasanya mereka telah menyiapkan beberapa desain jadi yang bisa anda pilih. Namun jika anda merasa kurang cocok dengan desain yang ada, bisa saja anda membuat sedikit koreksi. Hasil revisi desain bisa dikirimkan melalui email untuk menghindari tambahan biaya konsultasi.


Membuat transparansi
Dalam tahapan persiapan sebelum mulai menggambar, sketsa yang dipilih kemudian ditransfer terlebih dahulu ke dalam bentuk yang transparans. Proses transfer bisa menggunakan mesin fotocopy dan kertas transparansi. Tujuannya adalah agar gambar sketsa di kertas transparansi tadi bisa diproyeksikan menggunakan OHP ke dinding. Setelah gambar terproyeksikan dengan benar di dinding maka kita bisa langsung menjiplak dan membuat sketsa pensil sesuai gambar yang terpampang di dinding. 

Jika anda kesulitan mendapatkan OHP, maka proses proyeksi gambar ke dinding saat ini lebih mudah jika menggunakan Proyektor LCD (in focus). Gambar sketsa tinggal discan dan disimpan ke dalam komputer. Dari komputer gambar langsung bisa ditanyangkan melalui Proyektor LCD ke dinding yang dimaksud. 

Dalam proses menggambar/menjiplak sketsa di dinding, Michelle menyarankan untuk menggunakan pensil warna yang mudah dihapus dan larut dalam air.



Skala dan proporsional
Sejatinya mural merupakan gambar 2 dimensi, namun dengan penambahan penataan furnitur didalamnya mampu menambah efek 3 dimensi yang dramatis.
Merupakan suatu kombinasi yang tepat untuk menggabungkan elemen gambar yang tinggi seperti pohon atau gedung  sebagai gambar latar belakang untuk kemudian dikombinasikan dengan elemen furnitur yang ada di ruangan. Misalnya dengan menambahkan sebuah meja antik di depan lukisan pohon. Jika anda menggambar terlalu kecil maka gambar tersebut bisa jadi tertutup dibelakang furnitur dan menghilangkan dampak visualnya. 

Menambahkan dimensi
Obyek lukisan seperti pohon, rerumputan, dan gunung perlu ditambahkan efek kedalaman sehingga memberi kesan 3 dimensi. Misalnya, untuk melukis lansekap hamparan rerumputan maka kita bisa menggabungkan cat warna hijau dan krem sehingga akan menciptakan perbedaan warna. Teknik mengecat dengan menggabungkan 2 warna akan menciptakan gradasi pada objek lukisan. 

Teknik melukis pohon
Agar menghasilkan gambar yang lebih hidup, maka gambar pada cabang-cabang pohon sebaiknya juga menggunakan teknik perbedaan warna. Tambahkan efek pencahayaan dan bayangan sehingga menghasilkan kedalaman dan efek 3 dimensi. 

Dalam menggambar bayangan sebaiknya anda tidak teralihkan perhatian pada sumber cahaya yang menerangi ruangan tersebut. Tetaplah fokus pada posisi pencahayaan imajinasi anda sehingga gambar bayangan yang dibuat tidak terdistorsi.

Melukis awan
Melukis awan sepertinya bagian yang terdengar lebih mudah untuk dikerjakan. Namun untuk menciptakan gambar awan yang terlihat nyata atau realistik sebaiknya tidak hanya menggunakan warna putih. 
Cobalah anda lihat ke langit. Warna awan tidak hanya putih. Akan tetapi merupakan kombinasi dari warna abu-abu, putih, biru dan lembayung. 

Melukis langit-langit kamar
Bagian sudut dan pertemuan antara dinding dengan langit-langit merupakan bagian yang tersulit. Gambar yang dihasilkan bisa tampak patah dan tampak tidak menyatu secara keseluruhan. Untuk meminimalisir hal tersebut serta lukisan yang dihasilkan tampak menjadi halus dan menyatu maka pada bagian sudut-sudut kamar jika memungkinkan dibuat melengkung. Bidang yang lengkung akan menyamarkan transisi perpindahan bidang gambar. 

Perubahan sudut-sudut kamar menjadi bentuk yang melengkung sebaiknya dilakukan kontraktor sebelum muralist mulai mengecat ruangan.


Detail nyata
Menambahkan objek yang masih memiliki tema yang sesuai dengan lukisan mural sebagai latar belakangnya akan memberi efek 'nyata' yang menarik. Misalnya dengan menambahkan rangkaian pagar putih di depan latar belakang pemandangan. Pagar putih sederhana ini dibuat dari material MDF yang dipotong-potong, dipaku dan dirangkai menjadi bentuk pagar. Anda tentunya bisa menambahkan objek lainnya yang memiliki kesesuaian dengan lukisan latarnya.

Furnitur yang tepat
Tempatkan furnitur yang memiliki warna yang sesuai dengan tema lukisan di dinding. Misalnya untuk lukisan dengan pemandangan pantai maka anda bisa menempatkan tempat tidur bayi dengan warna netral. Penempatan jenis perabotan yang tepat juga bisa menjadi titik pusat perhatian dari kamar tersebut.

Penempatan perabotan
Penempatan perabotan di dalam sebuah ruangan perlu mendapat perhatian terlebih jika ruangan tersebut telah memiliki corak tertentu. Suatu gambar atau lukisan tentunya memiliki lebih dari satu warna. Dengan macam warna yang banyak di dinding maka penataan perabotan didalamnya hendaknya mengikuti tema dari lukisan tersebut. 

Misalnya, jika dalam lukisan dinding didominasi warna biru, warna krem, dan coklat, maka anda bisa menempatkan karpet dan cushion biru, bantal putih serta gitar warna coklat. Penataan seperti ini akan memberi kesatuan visual dari lukisan di dinding dengan furnitur yang ada di ruangan tersebut. (hgtv)

Selasa, 21 Januari 2014

Cargotecture : Seni bangunan dari kontainer peti kemas

Cargotecture merupakan istilah arsitektur hibrida untuk menggambarkan suatu bangunan yang sebagian maupun keseluruhannya dibuat dari kontainer pengiriman barang. Membangun rumah atau bangunan dari kontainer memiliki beberapa keuntungan seperti menghemat waktu dan bentuk modular bangunan yang seragam. Fakta menunjukan bahwa sekitar dua juta kontainer pengiriman yang sudah tidak dipakai lagi akhirnya menganggur dan terbuang sia-sia. Di tangan kreatif para arsitek, kontainer tersebut menjadi wadah yang sempurna untuk berbagai macam bentuk fungsi bangunan. 


Pasangan muda Gabriela Calvo dan Marco Peralta memimpikan tinggal di sebuah hunian fantastik di luar kota San Jose, dimana mereka bisa menikmati pemandangan alam yang luas dan naik kuda kesayangannya. Mereka memiliki ide yang sangat berani untuk mewujudkan rumah yang lebih murah dengan mengeksplorasi kontainer pengiriman barang. Dengan bentuk kontainer yang tertutup dan pengap maka ada dua hal yang menjadi permasalahan penting yaitu pencahayaan dan penghawaan.


Kontainer memiliki bentuk yang masif tertutup sehingga diperlukan bukaan-bukaan untuk meneruskan sinar matahari ke dalam ruangan. Bangunan ini memiliki dua bukaan utama masing-masing terletak pada bagian ujung yang mengarah pada sinar matahari terbit dan terbenam. 


Peti kemas ukuran 45 kaki yang ada di pasaran memiliki dimensi modular panjang 13,7 meter, lebar 2,4 meter dan tinggi 2,8 meter. Untuk membuat rumah yang lega dan nyaman maka digunakanlah dua buah kontainer yang diletakkan secara berdampingan. Diantara dua buah kontainer diberi jarak sehingga mampu menciptakan tambahan ruangan yang lebih lega secara keseluruhan. Atap diantara dua kontainer kemudian didesain menjadi ventilasi yang dapat menambah pencahayaan alami dan memperlancar sirkulasi udara.


Bukaan di sisi timur merupakan bagian depan dari rumah ini. Di sisi timur terdapat ruang tamu/keluarga dan kamar tidur. 


Bentuk jendela minimalis tanpa banyak ornamen dan terlihat menyatu dengan desain kontainer secara keseluruhan.



Interior ruangan terlihat sempurna dengan finishing lantai kayu dan plafond yang minimalis. Mungkin anda tidak menyangka kalau sebelumnya ruangan ini merupakan bagian dalam sebuah peti kemas.


Celah diantara dua kontainer selebar kurang lebih 1,5 meter ternyata mampu menambah luasan bangunan. Sisi-sisi bagian dalam kontainer yang berdekatan dihilangkan sehingga menciptakan area yang luas untuk sirkulasi gerak bagi penghuni yang lebih nyaman.   




Di sisi ujung sebelah barat menampilkan panorama yang berbeda. Dengan curahan sinar matahari terbenam yang lebih hangat di sisi ini terdapat kamar tidur utama dan juga kamar mandi. 


Kamar mandi didesain dengan bukaan yang  cukup lebar sehingga mampu menampilkan panorama keindahan di luar ruangan. Warna putih memberi kesan bersih dan modern.


Bangunan dengan memamfaatkan kontainer bekas seperti ini bisa disebut sebagai bagian dari green architecture. Karena memanfaatkan limbah dari peti kemas yang tidak terpakai sehingga lebih seperti daur ulang barang. Bangunan juga tidak didirikan langsung diatas tanah akan tetapi menggunakan pondasi setempat berupa kolom-kolom beton sebagai penyangga kontainer atau bangunan. Air hujan tidak terhambat dan dapat meresap masuk ke bawah kolong bangunan. (openbuildings)

Jumat, 10 Januari 2014

8 Langkah awal memulai berkebun

Langkah awal mempersiapkan lahan merupakan hal yang tak kalah penting dan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam kegiatan berkebun.

Berikut ini merupakan langkah-langkah mempersiapkan lahan untuk menanam bunga, tanaman buah-buahan dan sayur mayur dengan cara yang sederhana mulai dari perencanaan sampai pada pengolahan tanah.

1. Lintasan sinar matahari
Bibit tanaman yang akan anda pindahkan ke lahan yang baru memerlukan tanah yang subur serta sinar matahari yang cukup. 

Lakukan pengamatan pada kebun anda pada pagi, siang, dan sore hari. Ambil foto jika dirasakan perlu. Tanaman sayur mayur membutuhkan sinar matahari penuh setidaknya 6 jam penyinaran sepanjang hari. Adapula jenis tanaman tertentu yang membutuhkan penyinaran matahari sebagian yaitu setidaknya 3 sampai 6 jam setiap hari. Sedangkan jenis tanaman teduh hanya membutuhkan 2 sampai 3 jam penyinaran sinar matahari sepanjang hari. 

Jumlah intensitas sinar matahari akan menentukan jenis tanaman yang bisa anda pilih. Kini anda bisa memastikan pada area mana di kebun anda yang mendapatkan sinar matahari penuh, sebagian, dan teduh di sepanjang hari. Tanaman sayur mayur membutuhkan sinar matahari penuh, oleh karena itu anda harus menempatkannya pada area yang terpapar penuh sinar matahari sepanjang hari.

2. Buatlah garis batas kebun 
Beri tanda pada lahan atau pekarangan yang akan anda rencanakan sebagai kebun (bedengan). Anda bisa menggunakan selang taman atau cat lansekap untuk menandai batas kebun anda. Anda bisa mendesain bentuk kebun anda secara bebas sesuai keinginan, namun sebaiknya hindari bentuk sudut karena akan menyulitkan dalam pengolahan dan pemeliharaannya.

Bentuk kurva yang lembut akan terasa lebih alami dibandingkan bentuk sudut. Buatlah desain yang memungkinkan bagi anda jika akan memperluas kebun (bedengan) di masa mendatang.

3. Lakukan uji lab tanah
Sebagai orang awam mungkin anda kurang begitu paham tentang kandungan nutrisi pada tanah. Anda bisa memanfaatkan jasa pelayanan uji lab (tes) tanah yang biasanya tersedia di kampus maupun institusi pemerintahan. Alamatnya bisa anda cari di google.

Ambil sampel tanah sedalam 6 inchi dari 5 sampai 10 titik yang tersebar di kebun anda.  Aduk secara merata di dalam ember yang bersih dan diamkan sampai kering (bisa sampai beberapa hari). Kirimkan sampel tanahnya dan dalam waktu 2 minggu anda akan menerima balik hasilnya. Hasil uji lab akan memberitahukan kadar nutrisi pada tanah anda saat ini, jenis nutrisi apa saja yang seharusnya ada, serta jenis dan jumlah pupuk yang harus anda tambahkan. Lakukan uji sampel tanah setiap tiga sampai lima tahun.

4. Membuat bedengan

Potong dan gali tanah mengikuti bentuk/pola yang sudah dibuat sebelumnya. Gunakan sekop berbentuk persegi untuk menggali tanah sedalam kurang lebih 6 inchi.
Pembuatan alur tanam (bedengan) ini selain berfungsi sebagai tempat tumbuh tanaman juga memperlancar drainase di sekitar kebun.

5. Hilangkan rumput
Rumput harus dihilangkan sama sekali atau mereka akan tumbuh kembali jika anda tidak memangkas habis semuanya sampai ke akar-akarnya. Gunakan pisau pemotong rumput untuk memotong rumput sampai ke bawah akarnya. Iris secara perlahan menyerupai bentuk persegi, memanjang dan dapat digulung. Tanah bekas rumput bisa diganti dengan pupuk kompos. Cara lain untuk memusnahkan rumput adalah dengan menggunakan mulsa atau plastik yang dibentangkan secara merata menutupi keseluruhan area rumput yang akan dihilangkan. Dibutuhkan waktu 6 sampai 8 minggu sampai rumput benar-benar mati karena ditutup plastik.

6. Hindari rumput gunakan pembatas
Batas tepian taman akan selalu menjadi hal yang menarik dan eye catching pada kebun anda. Tambahkan pembatas berupa susunan batu atau paving di sekeliling kebun. Pembatas ini selain mempercantik kebun anda juga membantu mencegah serangan rumput dari lahan sebelah untuk memasuki kebun. Jika rerumputan liar sudah mulai memasuki kebun, maka akan semakin susah dan merepotkan dalam perawatannya. Pastikan lebar pembatas minimal 4 inchi untuk memastikan rumput liar tidak memasuki ke area kebun kita.


7. Suburkan tanah 
Lakukan penyuburan tanah sebelum melakukan penanaman. Hasil uji tanah akan memberitahukan jenis pupuk yang benar-benar diperlukan kebun anda.

Label dalam kemasan pupuk biasanya mengandung tiga unsur utama nutrisi yaitu nitrogen, phospor, dan potassium. Namun jika kebutuhan nutrisi tanah anda hanya satu unsur, anda tidak perlu ragu-ragu untuk menambahkan pupuk yang hanya mengandung satu unsur saja.



8. Perkaya unsur hara tanah 
Kandungan unsur hara dalam tanah dapat diperkaya dengan menambahkan material organic seperti pupuk kompos, pupuk kandang, gambut dan lumut. Hal ini bisa memperlancar drainase air di tanah yang cenderung liat dan mampu menahan air di tanah yang cenderung berpasir, menjadikan tanah bersifat permeable sehingga mendorong pertumbuhan akar tanaman. Lingkungan organik juga menarik banyak organisme untuk berkembang biak disana dan meninggalkan nutrisi yang bermanfaat di dalam tanah. 

Sebarkan 2 sampai 4 jenis material organik secara merata ke seluruh area kebun. Campur aduk dan satukan dengan tanah, yaitu dengan cara menggali menggunakan cangkul atau sekop sampai kedalaman 6 atau 10 inchi. Pastikan agar material organik yang disebar bisa tercampur tanah dengan baik. (familyhandyman)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...