Minggu, 20 Mei 2012

Furniture kreatif dari karton yang ramah lingkungan


Kebutuhan akan barang-barang yang ramah lingkungan, praktis dan murah menjadikan ide-ide kreatif bermunculan untuk mengeluarkan produk luar biasa yang bahkan tidak pernah terpikirkan oleh kita sebelumnya. Mungkin tidak pernah terbayangkan jika kita duduk, bekerja, mengerjakan tugas, bahkan tidur dan beristirahat menggunakan perabotan yang seratus persen terbuat dari kertas. KARTON grup, sebuah perusahan desain interior berbasis di Australia memperkenalkan berbagai macam furniture terbuat dari kertas (karton).


Material karton sangat terjangkau harganya jika dibandingkan kayu, plastik, besi, stainless steel atau bahan-bahan lainnya. Dengan warna yang sederhana namun material karton dapat didesain secara fleksibel menjadi rupa-rupa perabotan yang cantik, elegan dan modern. 


Material karton mudah dirakit tanpa memerlukan banyak perkakas. Bahannya begitu ringan, mudah untuk dipindahkan.  Dengan bahan yang terbuat dari kertas menjadikan jenis perabotan ini sangat ramah ligkungan karena 100% dapat didaur ulang.



Jumat, 18 Mei 2012

Rumah modern dengan sentuhan green architecture


Proyek rumah ini dinamakan Beachaus I yang dibangun oleh pengembang InHaus Development. Konsultan arsitektur PB Elemental yang berkantor di Seattle mendesain rumah ini dengan menggabungkan konsep modern minimalis dan berkelanjutan (green architecture). Tampak depan rumah sudah menggambarkan penggabungan dua konsep ini. Pada bagian sebelah kanan rumah dengan penampakan material berupa beton menunjukkan sisi modernitas yang kaku namun tetap nampak indah, Sedangkan di sebelah kiri dengan dinding berlapis kayu menunjukan sisi arsitektur hijau yang berkelanjutan. Dengan halaman depannya berupa pepohonan yang rindang sangat kontras dengan carrport beton yang ada di sampingnya. Kaca-kaca besar sebagai bukaan pencahayaan alami menjadi penyatu dan penyeimbang dari dualisme gaya arsitektur ini.


Rumah dua lantai yang terletak di British Columbis ini dirancang untuk keluarga yang aktif, dinamis, dan efisien. Dengan memiliki luasan kurang lebih 700 M2, rumah ini terdiri atas dua lantai. Lantai pertama memiliki dua kamar tidur lengkap dengan kamar mandinya. Terletak di blok sebelah kiri sebagai area private. Sedangkan blok di sebelah kanan merupakan garasi pada bagian depannya serta sebuah kantor dibelakangnya.



Ruang kerja sekaligus sebagai kantor pribadi memiliki akses (pintu masuk) tersendiri. Sebagai area semi publik yang memisahkan kegiatan pribadi (keluarga) dengan kegiatan kantor (umum).


Ruang tidur di lantai satu tampil sangat ringkas dengan seperangkat lemari yang dibuat menyatu ke dinding. Ruang tidur sebagai area private walaupun dekat kantor namun keberadaannya dipisahkan oleh ruang masuk (penerima tamu).


Kesatuan dalam penataan interior ruangan terlihat jelas pada pemakaian warna dinding dan plafon yang sama yaitu warna putih. Pelapis lantai untuk seluruh ruangan termasuk anak tangga dan teras outdoor menggunakan lantai parket kayu. 

Lantai 2 secara keseluruhan merupakan wilayah private. Di sana terdapat tempat tidur utama, kamar mandi utama, powder room (ruang berhias), ruang keluarga, ruang makan, dan dapur. 


Penggunaan lantai kayu mampu memberikan sentuhan kehangatan dari dominasi warna putih yang lebih berkesan dingin dan kaku. Furniture yang dipilih bergaya modern, tanpa ukiran dengan dominasi warna gelap. Pemilihan warna gelap (hitam) ini seolah-olah memang ingin menunjukkan nuansa ruang yang dramatis dari perbedaan warna hitam dan putih. 





Elemen lain yang cukup menonjol dari hunian ini adalah digunakannya bukaan-bukaan yang cukup besar dari kaca. Bukaan kaca ini selain menghadirkan pencahayaan dan penghawaan alami ke dalam ruangan juga mampu menambah keindahan tersendiri terhadap bangunan ini. Bentuk dasar geometris yang sederhana justru mampu menampilkan keindahan serta harmonisasi dengan keseluruhan bentuk bangunan.

Jumat, 11 Mei 2012

Meja belajar yang simple dan atraktif

Terbatasnya lahan seringkali mengakibatkan sempitnya ruangan di dalam rumah. Hal ini membuat kita harus bertindak kreatif dalam memanfaatkan setiap jengkal ruang yang tersedia. Dalam hal penataan tempat tidur misalnya, kita harus bisa menggabungkan beberapa aktivitas di dalamnya dalam satu ruangan yang kecil.  Misalnya kita sudah mempertimbangkan bahwa di dalam kamar tidur anak akan terjadi aktivitas antara lain ; tidur, berganti pakaian, membaca, belajar dan bermain. Beberapa ide yang tidak lazim dalam penggabungan beberapa kegiatan tersebut bisa anda terapkan menjadi penataan interior yang simple, menghemat ruangan dan juga atraktif.

Penataan secara vertikal
Mungkin tidak pernah terfikirkan untuk meletakkan meja belajar di atas tempat tidur. Ide ini unik karena bisa menghemat tempat sehingga mampu memberikan kelegaan jika kita menginginkan area yang lebih luas untuk aktifitas lain di dalam ruangan. 


Seperangkat tempat tidur single bed diletakkan dibawah kabinet yang juga berfungsi sebagai lantai untuk aktifitas belajar, membaca dan berganti pakaian di atasnya. Area yang berada di atas terdapat seperangkat meja belajar, rak buku, laci penyimpanan barang dan lemari pakaian. Mengingat aktivitas yang dilakukan memiliki perbedaan level ketinggian, maka untuk keselamatan perlu dibuat railing atau pembatas sebagai pengaman.


Meja belajar yang praktis
Ide ini juga out of the box menurut saya. Biasanya kita selalu memiliki persepsi bahwa meja belajar itu merupakan seperangkat meja dan kursi dengan kabinet dan rak buku begitu kompleks dan berat. Namun prinsip yang kita anut di masa sekarang adalah simple dan fungsional. 

Meja belajar yang diilustrasikan di atas bisa ditarik keluar sehingga berfungsi sebagai meja dan juga dapat dimasukkan kembali ke dalam tempat tidur. Ruangan menjadi rapi karena tidak begitu banyak perabotan yang ada di dalam kamar. Di bawah tempat tidur juga difungsikan sebagai laci penyimpanan barang.

Kamis, 10 Mei 2012

Cassa Finisterra : Sensasi rumah mewah di pinggir pantai

Desainer interior Rees Roberts bekerjasama dengan Arsitek Steven Harris untuk mendesain sebuah rumah modern yang menakjubkan terletak di Cabo San Lucas. Proyek yang terletak persis di pinggir tebing berbatu yang cukup curam ini kemudian diberi nama sebagai Casa Finisterra. Dengan kondisi lingkungan sekitar yang cukup tandus dan tidak bersahabat namun rumah ini mampu menyuguhkan panorama pantai di Semenanjung Baja yang cukup memukau.


Casa Finisterra dibangun dengan material bangunan seperti beton, logam batu, dan kaca. Interior rumah ditata sangat modern dan elegan. Perairan berkilau di depannya dirancang sebagai bagian dari landsekap rumah ini. Ditambah dengan keberadaan infiniti swimming pool yang menyatu dengan atmosfer keindahan pantai. 



Di beberapa bagian sudut rumah juga memperlihatkan ekspose dari bebatuan yang cukup besar sehingga memberi kesan harmoni antara lingkungan sekitar dan hunian tersebut. Hunian ini memiliki banyak bukaan berupa kaca-kaca besar untuk menampilkan keindahan pemandangan pantai yang dapat dinikmati dari dalam ruangan.


Banyaknya bukaan tentunya mempunyai konsekuensi terhadap panas yang masuk ke dalam ruangan mengingat bangunan ini terletak di pinggir pantai dengan panas yang cukup terik di siang hari. Permasalahan ini kemudian diselesaikan dengan penambahan cantilever yang cukup panjang untuk mereduksi panas yang berlebihan. Sehingga penampakan rumah ini dari jauh menjadi didominasi oleh atap dak beton yang cukup lebar.


Dinding rumah memakai warna-warna netral seperti putih, krem, dan abu-abu. Dengan furniture minimalis bertujuan untuk tidak terlalu mengalihkan perhatian terhadap pemandangan sekitarnya yang begitu indah.


Teras dengan dinding batu di samping rumah merupakan ruang peralihan yang dapat digunakan untuk bersantai menikmati pemandangan bersama keluarga.


Material batu ekspose ini juga digunakan sebagai pembatas pada infinitte swimming pool dan dinding samping bangunan. Material batu ini secara dominan cukup terekspose dari luar sehingga mampu menghubungkan harmonisasi dari bagian rumah dengan landsekap sekitarnya yang didominasi oleh bebatuan terjal.


Sabtu, 05 Mei 2012

Desain kamar tidur anak perempuan (Bagian 2)

Memilih warna untuk kamar tidur anak mungkin tidak semudah yang kita bayangkan. Sebaiknya sebelum memutuskan warna yang akan digunakan, kita bisa mengenali terlebih dahulu karakter dan minat anak kita. Bisa juga dengan cara menanyakan langsung kepada mereka perihal warna apa yang disukainya agar mereka merasa dilibatkan, pendapatnya lebih dihargai dan tentunya akan lebih menyukai penampilan baru kamar mereka.

Tentukan terlebih dahulu warna dasar yang akan digunakan. Setelah itu gunakan warna lain sebagai kombinasinya. Jika anda merasa ragu, maka piihlah warna putih sebagai warna dasar. Putih merupakan warna yang universal karena akan cocok disandingkan dengan warna-warna lain. Gunakan kombinasi maksimal tiga warna. 


Warna dinding sebaiknya dipilih warna-warna lembut (pastel) seperti biru muda, hijau muda, atau coklat muda. Warna pastel bersifat ringan serta membawa kecerahan suasana. Sangat sesuai untuk kepribadian anak-anak di masa kecil. 


Pemilihan furnitur sebaiknya dipilih dengan model yang simple, tidak banyak ornamen dan ukiran. Sesuaikan pula dimensi furniturenya sesuai dengan ukuran gerak tubuh anak-anak. Sehingga dipastikan anak-anak dapat leluasa menjangkau sendiri barang-barang kebutuhan mereka. 


Mempermanis tampilan ruangan pada kamar anak perempuan dapat ditambahkan hiasan boneka atau ornamen berupa lukisan karakter princes atau fancy. Memajang hasil karya si anak juga merupakan ide yang baik. Hal ini akan menambah rasa percaya diri dan kebanggaan dalam diri mereka.



Kamar tidur juga sering dipakai sebagai tempat mereka bermain. Gunakan alas berupa karpet polos dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Karpet yang tebal akan memberi kenyamanan yang lebih bagi mereka beraktivitas. Gunakan karpet berukuran kecil, maksimal 1,5 x 1,5 meter. Karpet berukuran kecil justru akan menambah keindahan tersendiri pada ruangan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...